PT Pegadaian meluncurkan program inovatif bernama Gadai Bebas Bunga untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi yang cepat dan efisien bagi individu yang membutuhkan dana tambahan untuk berbagai keperluan, baik produktif maupun konsumtif.
Menurut Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk, Selfie Dewiyanti, ini adalah langkah konkret Pegadaian dalam mendukung inklusi keuangan. Dengan memfasilitasi akses ke layanan keuangan, Pegadaian berupaya memberikan arus kas yang lebih baik kepada masyarakat.
“Pegadaian Peduli adalah salah satu inisiatif kami untuk memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama terhadap layanan keuangan,” jelas Selfie. “Kami menyadari perlunya memberi kemudahan bagi masyarakat kawula agar tidak terbebani oleh biaya yang berlebihan,” lanjutnya.
Rincian Program Gadai Bebas Bunga yang Menarik
Program Gadai Bebas Bunga memberikan penawaran yang sangat menguntungkan bagi nasabah. Dengan kuota bebas sewa modal selama 60 hari untuk Gadai Reguler dan 30 hari untuk Gadai Harian, nasabah dapat mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 2,5 juta.
Periode promo ini dimulai dari awal Oktober hingga 30 November 2025. Program ini tidak hanya terbuka untuk nasabah baru, tetapi juga untuk nasabah yang sebelumnya tidak aktif atau tidak melakukan transaksi gadai sejak akhir tahun lalu.
Selfie menekankan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat likuiditas bagi penggunanya. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu merasa tertekan oleh bunga tinggi saat memanfaatkan aset berharga mereka,” ujarnya.
Persyaratan dan Ketentuan yang Perlu Diketahui
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti program Gadai Bebas Bunga. Pertama, program ini berlaku di seluruh outlet Pegadaian Konvensional yang ada di berbagai wilayah.
Nasabah perlu memperhatikan bahwa barang jaminan yang diterima adalah emas, barang elektronik, dan sepeda motor. Selain itu, program ini hanya diperuntukkan bagi satu NIK dalam satu periode pinjaman ada.
Selain itu, NIK nasabah wajib terverifikasi oleh Dukcapil untuk menjamin identitas. Meskipun ada penawaran bunga gratis, biaya administrasi untuk pencairan kredit tetap terpakai sesuai ketentuan yang berlaku.
Komitmen Pegadaian Terhadap Ekonomi Masyarakat
Dengan adanya program ini, Pegadaian berharap dapat berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. “Kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat adalah prioritas utama,” kata Selfie menegaskan komitmen mereka.
Pegadaian berupaya untuk tidak hanya menjadi penyedia layanan finansial, tetapi juga sebagai katalisator untuk pertumbuhan ekonomi di berbagai lapisan masyarakat. Mereka berharap dengan mempermudah akses terhadap likuiditas, keluarga-keluarga dapat lebih stabil secara finansial.
“Setiap program yang kami luncurkan adalah langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang,” tutup Selfie.











