Program Elevate yang diluncurkan oleh Microsoft kini memasuki tahun kedua dengan fokus untuk mencetak 500 ribu talenta kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Melalui inisiatif ini, diharapkan para individu dan organisasi dapat lebih siap menghadapi tantangan teknologi dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat.
Arief Suseno, selaku Direktur Elevate Skills Microsoft, menyatakan, “Kami ingin melanjutkan momentum ini dengan tidak hanya meningkatkan partisipasi, tetapi juga menciptakan dampak yang lebih mendalam dan terukur.” Selain itu, program ini bertujuan untuk membantu individu dalam menerapkan keterampilan AI untuk tantangan yang nyata.
Elevate adalah inisiatif pelatihan AI yang telah memberikan lebih dari 1,2 juta peserta dengan keterampilan praktis sejak peluncurannya pada Desember 2024. Dalam tahun kedua ini, program berkomitmen untuk memberdayakan “pahlawan masa kini” yang mendukung inovasi AI berbasis manusia.
Misi Utama Program Elevate dalam Pengembangan AI
Dalam upayanya, program ini menargetkan pelatihan 500 ribu talenta bersertifikat AI pada tahun 2026. Fokus utama dari program ini adalah mendukung pengajar, pemimpin organisasi nirlaba, dan tokoh penggerak komunitas. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung masyarakat di sekitar mereka.
Pada tahun kedua ini, Microsoft bertekad untuk menyediakan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang bertujuan membekali masyarakat Indonesia dengan keterampilan dan alat yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di era AI.
Ketersediaan pengetahuan tersebut sangat penting agar setiap individu dapat berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045. Melalui inisiatif ini, diharapkan tercipta ekosistem yang mendukung perkembangan talenta digital di Tanah Air.
Strategi dan Pilar Utama Program Elevate
Untuk mencapai target yang ambisius, pelaksanaan Microsoft Elevate terbagi ke dalam tiga pilar utama. Setiap pilar bertujuan untuk menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia dengan cara yang inklusif. Kerjasama dengan berbagai institusi dan organisasi sangat penting dalam mencapai tujuan ini.
Pilar pertama adalah menghadirkan solusi inovatif dalam pendidikan. Hal ini mencakup pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan peningkatan kualitas pengajaran di institusi pendidikan.
Pilar kedua adalah memberdayakan masyarakat dengan keterampilan AI. Ini bertujuan agar individu dapat beradaptasi dengan era ekonomi AI dan memanfaatkan peluang yang ada untuk berkembang secara profesional.
Pentingnya Kolaborasi dalam Transformasi Digital
Kolaborasi menjadi kunci dalam mencapai keberhasilan program Elevate. Dengan bekerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta, program ini dapat menjangkau lebih banyak orang dan memberikan dampak yang lebih besar. Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan talenta digital.
Kementerian Komunikasi dan Digital juga menyambut baik upaya ini. Mereka menyatakan antusiasme dalam mendukung pelatihan talenta digital agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Boni Pudjianto, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komdigi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Microsoft Elevate akan membantu talenta terbaik bangsa terus berkembang. Hal ini berpotensi meningkatkan kualitas dan kompetensi dalam bidang teknologi.
Proyeksi Ekonomi dan Dampak Investasi pada Keterampilan AI
Sebuah laporan yang dirilis oleh IDC mengungkapkan bahwa setiap investasi sebesar US$1 dalam peningkatan keterampilan AI diproyeksikan dapat mendorong adopsi solusi AI. Pada akhirnya, hal ini bisa menciptakan nilai ekonomi baru sebesar US$75 bagi perekonomian Indonesia pada tahun 2030.
Dengan mengedepankan teknologi dan inovasi, diharapkan Indonesia dapat bersaing di kancah global. Proyek ini memiliki potensi untuk merubah peta ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru yang berkaitan dengan teknologi AI.
Hasil dari kolaborasi ini tidak hanya menjanjikan manfaat ekonomi tetapi juga kontribusi sosial yang dalam. Peningkatan keterampilan dalam AI diharapkan dapat menjawab tantangan sosial yang kompleks di masyarakat.








