Apple baru saja meluncurkan generasi terbaru dari perangkat pelacaknya, AirTag 2, yang menawarkan sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Dikenal karena kemudahan penggunaannya, Apple menghadirkan perangkat ini untuk membantu individu dalam melacak barang-barang penting dengan lebih efektif, sebagaimana dilaporkan pada 26 Januari.
Sejak debut pertamanya pada tahun 2021, AirTag telah menjadi solusi populer bagi pengguna di berbagai belahan dunia. Dengan pengembangan terbaru ini, Apple berharap dapat menjangkau lebih banyak pengguna yang membutuhkan aksesori canggih untuk mengelola barang-barang mereka.
Inovasi Terkini dalam Teknologi Pelacakan
AirTag 2 dilengkapi dengan chip Ultra Wideband generasi kedua yang juga dapat ditemukan dalam beberapa produk Apple terbaru. Chip ini menawarkan kemampuan pencarian yang lebih baik, memungkinkan pengguna untuk menemukan barang yang hilang dengan lebih cepat dan efisien.
Berkat teknologi ini, AirTag 2 dapat memberikan umpan balik haptik, visual, dan audio yang lebih baik, sehingga membantu pengguna mencari barang hingga 50 persen lebih jauh dibandingkan dengan model sebelumnya. Inovasi ini menunjukkan komitmen Apple untuk terus meningkatkan pengalaman penggunanya.
Pengguna kini juga dapat memanfaatkan fitur Precision Finding pada Apple Watch terbaru, yang mempermudah dalam melacak keberadaan AirTag secara akurat dengan panduan visual. Fitur ini memperlihatkan pencarian yang lebih terarah saat berhadapan dengan barang-barang yang hilang.
Desain dan Keberlanjutan dalam Produksi
Salah satu aspek menarik dari AirTag 2 adalah desain baru yang terlihat lebih modern dan fungsional. Desain internal yang diperbarui membuat perangkat ini 50 persen lebih lantang dibandingkan generasi sebelumnya, mengoptimalkan kemampuannya untuk terdengar dari jarak yang lebih jauh.
Penting untuk dicatat bahwa Apple berkomitmen pada keberlanjutan dalam produksi AirTag 2, dengan menggunakan 85 persen plastik daur ulang dan fitur lainnya yang ramah lingkungan. Upaya ini mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan untuk melestarikan lingkungan.
Dengan penerapan teknologi ini, AirTag 2 berfungsi tidak hanya sebagai pelacak barang, tetapi juga sebagai simbol inovasi yang memperhatikan aspek-aspek penting lainnya, termasuk dampak lingkungan dari produk teknologi.
Memudahkan Pengguna dalam Berkomunikasi dan Berkolaborasi
Fitur baru di AirTag 2 juga mencakup kemampuan untuk berbagi lokasi antara pengguna. Hal ini memungkinkan kolaborasi yang lebih baik dalam menemukan barang-barang yang hilang, terutama saat melibatkan beberapa orang, seperti saat traveling dengan teman atau keluarga.
Apple telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 50 maskapai penerbangan, menyediakan tautan Bagikan Lokasi Barang untuk membantu menemukan barang-barang yang hilang, seperti koper yang terlambat. Ini adalah langkah maju yang menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman berpergian.
Dengan fitur ini, pengguna dapat berbagi posisi AirTag dengan pihak-pihak tepercaya secara aman, memastikan bahwa privasi tetap terjaga sambil tetap membantu dalam situasi kritis.
Persyaratan dan Ketersediaan Produk
AirTag 2 memerlukan perangkat iPhone yang kompatibel dengan versi terbaru iOS, serta akun Apple yang terhubung melalui iCloud. Ini memastikan bahwa pengguna dapat memperoleh semua fitur yang ditawarkan dengan maksimal.
Meskipun harga resmi untuk produk ini di Indonesia belum diumumkan, harga global terdapat dalam kisaran yang bersaing, di mana satu unit AirTag dibanderol sekitar US$29, dan paket empat unit mencapai US$99. Ini membuat AirTag 2 menjadi pilihan yang menarik bagi banyak kalangan.
Dari segi ketersediaan, Apple berencana untuk meluncurkan AirTag 2 di berbagai pasar secara bersamaan, memudahkan akses bagi konsumen yang tertarik untuk mendapatkan perangkat pelacak terbaru ini.








