Pertumbuhan industri asuransi jiwa di Indonesia menjadi salah satu sorotan utama di tahun 2025. Direktur Pemasaran Mandiri Inhealth, Tisye Diah Retnojati, mengungkapkan bahwa meskipun ada tantangan, perusahaan ini masih mencatatkan pertumbuhan positif dengan angka mencapai 12,8% pada Kuartal III-2025.
Perhatian utama Mandiri Inhealth saat ini terfokus pada segmen asuransi jiwa kumpulan, khususnya di bidang asuransi kesehatan. Untuk itu, inovasi produk dan layanan menjadi prioritas guna menghadapi kenaikan inflasi kesehatan yang diperkirakan mencapai 13,6%.
Data terbaru menunjukkan bahwa Mandiri Inhealth berhasil membukukan premi dengan total klaim yang dibayarkan mencapai Rp 3,9 Triliun pada November 2025. Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan karyawan dalam hal layanan asuransi, sekaligus menjaga kesesuaian dengan anggaran yang ada.
Peningkatan strategi dalam bisnis asuransi kesehatan di Indonesia menjadi sangat penting. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai langkah-langkah tersebut, kita bisa mendengarkan percakapan menarik antara Shafinaz Nachiar dan Tisye Diah Retnojati dalam program Power Lunch.
Proses Inovasi dalam Layanan Asuransi Kesehatan
Inovasi dalam layanan asuransi kesehatan menjadi bagian integral dari strategi Mandiri Inhealth. Dengan fokus pada kebutuhan pelanggan yang terus berubah, perusahaan berupaya untuk menawarkan produk yang lebih sesuai dan relevan. Setiap tahun, kebutuhan asuransi kesehatan meningkat, dan Mandiri Inhealth berkomitmen untuk memberikan solusi yang tepat.
Selama proses inovasi, perusahaan tidak hanya memperhatikan produk yang ditawarkan, tetapi juga cara penyampaian layanan kepada pelanggan. Meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi pengguna menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan melalui pengembangan teknologi dan sistem yang mempermudah pelanggan dalam mengakses layanan.
Selain itu, Mandiri Inhealth berupaya untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Dengan mendengarkan umpan balik dari pengguna, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, inovasi bukan hanya sekedar istilah, melainkan bagian dari komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Transformasi digital juga menjadi fokus utama, di mana teknologi dipadukan dengan layanan manusiawi untuk menciptakan ekosistem yang lebih efisien. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta menarik lebih banyak peserta baru dalam program asuransi.
Tantangan Inflasi Kesehatan dan Strategi Menghadapinya
Kenaikan inflasi kesehatan memberikan dampak yang cukup signifikan pada industri asuransi. Dengan angka inflasi yang diperkirakan mencapai 13,6%, Mandiri Inhealth menyadari perlunya strategi khusus untuk menghadapinya. Penyesuaian terhadap tarif premi dan klaim menjadi langkah yang tidak dapat dihindari.
Dalam upaya menghadapi tantangan ini, Mandiri Inhealth melakukan analisis menyeluruh tentang faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi kesehatan. Identifikasi terhadap potensi risiko dan tantangan dalam industri menjadi penting dalam menyusun strategi. Keterlibatan semua stakeholder, termasuk pemerintah dan penyedia layanan kesehatan, juga sangat diperlukan.
Perusahaan juga mencari cara agar biaya yang ditanggung oleh peserta tetap terkendali. Ini termasuk memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada peserta mengenai asuransi kesehatan. Dengan demikian, peserta dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang perlindungan yang mereka perlukan.
Melalui pendekatan yang menyeluruh dan terencana, Mandiri Inhealth berharap dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi. Kesiapan untuk berinovasi dan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadapi situasi sulit seperti ini.
Pentingnya Edukasi dan Komunikasi dalam Asuransi Kesehatan
Edukasi merupakan elemen penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang asuransi kesehatan. Mandiri Inhealth secara aktif menyelenggarakan program-program edukasi untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahpahaman mengenai manfaat asuransi kesehatan.
Melalui berbagai media, edukasi dicanangkan untuk menjangkau berbagai kalangan. Kegiatan seminar, lokakarya, serta penggunaan media sosial menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan terkait asuransi. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih bijak mengenai perlindungan kesehatan.
Komunikasi yang efektif juga menjadi kunci dalam setiap interaksi dengan pelanggan. Mandiri Inhealth terus berupaya untuk menciptakan saluran komunikasi yang terbuka dan responsif. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang asuransi, diharapkan akan ada peningkatan pemahaman tentang pentingnya perlindungan kesehatan. Hal ini pada akhirnya akan menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang risiko-risiko yang ada dan bagaimana asuransi dapat membantu mengatasinya.











