Kondisi darurat akibat bencana di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Sumatra, semakin memprihatinkan. Untuk membantu para korban, berbagai pihak, termasuk perusahaan telekomunikasi, memberikan dukungan yang signifikan.
Telkomsel, salah satu operator seluler terbesar di Indonesia, menginisiasi Paket Siaga Peduli. Paket ini dirancang khusus untuk memberikan bantuan komunikasi kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan tanah longsor di Aceh dan sekitarnya.
Paket Siaga Peduli merupakan langkah cepat Telkomsel dalam menanggapi situasi darurat ini. Melalui inisiatif ini, pengguna dapat diakses dan mendapatkan layanan komunikasi meskipun dalam kondisi sulit.
Dukungan Telkomsel untuk Korban Bencana di Sumatra
Paket Siaga Peduli menawarkan pengguna kesempatan untuk mendapatkan paket data gratis atau telepon tanpa biaya. Dengan pilihan antara 3 GB data untuk 7 hari atau 300 menit telepon dan 1.000 SMS ke semua operator, paket ini memberikan kemudahan bagi masyarakat terdampak.
Bagi pengguna yang berada di wilayah yang parah terkena bencana, Telegram membuka akses untuk melakukan aktivasi paket ini dengan cara yang sangat sederhana. Pengguna hanya perlu menghubungi UMB *888*20# untuk mengaktifkannya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Telkomsel untuk tetap dekat dengan pelanggannya ketika mereka paling membutuhkannya. Ini adalah bentuk perhatian perusahaan terhadap situasi mendesak yang dihadapi masyarakat setempat.
Posko Layanan Pelanggan dalam Situasi Darurat
Telkomsel juga mendirikan Posko Layanan Pelanggan di berbagai titik di Aceh dan Sumatra lainnya. Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan informasi, tetapi juga menyediakan berbagai layanan gratis kepada masyarakat.
Antara lain, Posko tersebut menawarkan telepon dan SMS gratis, penggantian kartu tanpa biaya, serta penyesuaian paket bagi pelanggan yang terkena dampak. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa pelanggan tetap terhubung dengan orang-orang terkasih dan informasi penting.
Selain itu, Telkomsel juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah dan aparatur penanggulangan bencana, untuk menjamin layanan komunikasi yang optimal bagi masyarakat.
Proses Pemulihan Jaringan Seluler di Wilayah Terdampak
Pemulihan jaringan pasca-bencana merupakan salah satu fokus utama Telkomsel dalam situasi ini. Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 79,7 persen dari total jaringan yang terdampak telah pulih, memberikan harapan bagi masyarakat untuk kembali mendapatkan layanan yang mereka butuhkan.
Perusahaan telekomunikasi ini mengonfirmasi bahwa mereka telah memulihkan lebih dari 5.800 dari total 7.640 site di tiga provinsi, termasuk Aceh dan Sumatra Utara. Hal ini dilakukan dengan mengerahkan personel teknis dan menggunakan berbagai teknologi terkini.
Meski begitu, tantangan masih ada, terutama di Aceh di mana pemulihan jaringan baru mencapai 40 persen. Pemulihan ini diharapkan akan terus meningkat seiring perbaikan infrastruktur dan pasokan listrik yang lebih stabil.








